Promosi di Media Sosial Selalu Gagal? Ini Kiatnya!

sosial, sosial media, sosial media marketing, sosial media strategi, sosial media indonesia, sosial media monitoring,
SocMed Meningkatkan Omset

Setengah orang dewasa di dunia berada difacebook, 400 juta orang melakukan tweeting, dan LinkedIn mempunyai lebih dari 200 juta pengguna saat ini. Tikdalah mengherankan bila banyak enterpreneur atau netpreneur mencoba untuk memetik hasil dari ledakan media sosial ini. Sayangnya dari mereka yang menggunakan Media Sosial sering mengalamai kegagalan dalam menggunakannya.

Apa sebenarnya penyebabnya kok bisa-biasanya mereka gagal dalam menggunakan Media Sosial untuk bisnisnya? ternyata mereka yang menggunakan media sosial menggunakannya untuk iklan secara membabibuat. Saya jadi teringat dengan BBM yang setiap saat saya menerima broadcast yang tidak jelas beritanya, hingga kadang-kadang yang benar juga jadi terabaikan.

Hal tersebut salah satu cara yang salah dalam menarik jumlah follower ataupun jumlah likers. Pada hal namanya juga Media Sosial rahasianya terletak pada “sosial”nya. Bayangkan saja, jika anda berbicara dengan teman anda, lalu anda tidak diberikan kesempatan untuk berbicara, lalu apakah anda tidak kesal? sudah pasti anda akan kesal…

Justru itu, hal ini juga berlaku dalam dunia sosial, bahwa anda juga harus memberikan kesempatan kepada mereka. Kita sebagai pemilik akun harus memberikan perhatian dan melibatkan mereka karena dengan cara itulah kita bisa mendengar apa kata mereka. Ada 5 tips yang bisa membantu anda untuk promosi menggunakan Media Sosial :

  1. Mulailah dengan mendengarkan…., jangan sampai anda bosan. Sebelum memutuskan untuk memberikan suatu informasi baik itu melalui fb atau tweet, sebaiknya carilah informasi siapa saja yang membicarakan produk anda dan temukan kata yang berhubungan dengan produk anda, kemudian masukkanlah topik tersebut terhadap postingan yang akan anda publish.
  2. Berikan alasan mengapa konsumen anda harus me-like Anda. Setelah anda mendengarkan mereka, maka anda harus memikirkan apa yang sedang mereka butuhkan tentang produk anda, kemudian berikan kebutuhan mereka sehingga mereka mau me like.
  3. Ajukan beberapa pertanyaan kepada mereka. Memberikan pertanyaan kepada audience adalah cara terbaik untuk merangul mereka. Contoh jika anda hanya menuliskan belilah Kopi Miracle sedang diskon, maka tidak akan ada yang memberikan like kepada anda, tetapi jika anda membuat pertanyaan : Apakah anda sedang membutuhkan Kopi? Apakah stamina anda sedang loyo? tentu jika mereka menjawab maka lebih mudah anda memberikan penawaran terhadap apa yang dibutuhkan.
  4. Gunakan Foto / gambar yang menarik. Setiap orang akan menyukai gambar/foto. Hal inilah yang dibuktikan oleh facebook yang telah memiliki pengguna lebih dari 1 milyar dalam 7 tahun melalui salah satu fiturnya, berbagi foto. Anda tidak perlu membutuhkan camera yang canggih, sebenarnya cukup dengan camera smartphone saja karena yang perlu bukan kualitasnya, tetapi pesan dari foto atau gambar yang anda sampaikan.
  5. Sisihkan waktu min. 30 menit setiap hari. Media sosial adalah alat yang sangat ampuh untuk digunakan, untuk itu anda harus memberikan waktu, minimal 30 menit sehari untuk mempelajari tool serta fitur2 lainnya; mendapatkan berbagai peluang yang ada, merespon para follower atau likers yang bertanya terhadap produk anda.

Mudah-mudahan dengan 5 tips tersebut dapat mengurangi kegagalan anda dalam menggunakan Media Sosial kedepannya. Apa dan bagaimana sebenarnya Etika di Media Social? topik ini akan kita bahas beberapa hari kedepan.

Pembicara Bisnis Online
Erianto Simalango, S.Kom
Berakar & Bertumbuh.

shareSerials Online
>YA! Saya mau dikirimin GRATIS Tips Bisnis Online

Nama Lengkap :

E-mail address

Social Media terus membawa keberuntungan

sosial, sosial media, sosial media marketing, sosial media strategi, sosial media indonesia, sosial media monitoring,
SocMed Meningkat

Popularitas SocMed (Social Media) terus meningkat menunjukkan nilai plus terhadap dunia social network baik itu untuk pribadi maupun perusahaan. Berbagai perusahaan turut serta membuat even-even besar seperti pameran IT baik itu komputer maupun smart phone yang bertemakan Social Media.

Seperti acara yang digelar oleh Dyandra Promosindo akhir – akhir minggu lalu di Medan yang bertemakan Social Media & Creativity Festival. Tujuan digelarnya program tersebut adalah mempertemukan provider/pengelola social media maupun social business dan komunitas, dan menunjukkan manfaat social media bagi semua pihak.

Tidak kalah pentingnya para komunitas tweet ataupun personal, mencoba untuk mengarahkan para pengguna twitter untuk membangkitkan semangat cinta tanah air agar para pengguna twiter menggunakan baju adat daerah masing – masing. Hal ini terlihat dari trending topik yang sedang hangat yaitu #7 Hari Avatar Baju Adat. Setelah bebrapa tag tersebut muncul maka banyak para pengguna mengganti pict profile menggunakan baju ada masing-masing.

Hal ini menunjukkan betapa dasyatnya pengaruh social media untuk membicarakan topik yang sedang berkembang. Bukan hanya topik-topik ajakan seperti 7 Hari Avatar Baju Adat tetapi masih banyak lagi hal-hal yang membawa arus perubahan terhada suatu issu yang terjadi saat ini.

Dalam dunia digital marketing bahwa Social media menjadi hal yang tidak terpisahkan atau saat ini sering disebut Social Media Marketing. Hanya saja bagaimana pola atau strategi yang digunakan agar content social media yang digunakan menjadi pembicaraan menarik tetapi bisa dikaitkan dengan produk atau bisnis yang sedang kita jalani saat ini. Untuk itu perlu dipertimbangkan social media yang akan digunakan dan content atau topik apa yang akan di bahas dalam SocMed tersebut sehingga tidak terjadi hardselling. Karena ketika terjadi hardselling maka topik yang kita share akan ditinggalkan oleh para komentator.

Untuk itu ada 3 point penting yang bisa digunakan dalam Social Media Content Strategi dalam Marketing antalain adalah Awarness, Education Product dan Demand.

  1. Awarness : salah satu metode yang digunakan untuk mengingatkan para penggemar atau anggota komunitas agar mengingat produk yang sedang kita jual dengan cara – cara yang menarik. Contoh hal ini saya gunakan untuk #Kopi LIMMIT yang sedang saya aware setiap hari.
  2. Education Product : Memberikan edukasi terhadap manfaat atau fungsi produk yang sedang dijual. Dalam hal ini bukan hanya secara positif tetapi juga dari sisi negatifnya. Sebagai contoh saya selalu berbicara tentang kopi mulai dari sejarahnya, manfaatnya tetapi juga tentang efek sampingnya.
  3. Demand : Kita sudah mengingatkan para pengguna atau penggemar kita agar aware terhadap merek atau barang yang kita jual, tetapi kalau tidak menghasilkan tentu kita hanya buang2 tenaga waktu, tenaga dan biaya. Untuk itu kita harus bisa menciptakan solusi atas permasalahan yang terjadi sehingga tercipta permintaa. Sebagai contoh, #KopiLIMMIT mempunya manfaat untuk meningkatkan vitalitas, tentu saya akan membicarakan topik tetang bagaimana meningkatkan vitalitas dengan @Kopi Limmit.

Mudah-mudahan bermanfaat dan terus belajar untuk mengambil feedback dari penggunaan Social Media (SocMed) dalam dunia bisnis, sosial maupun spritual.

Erianto Simalango, S.Kom
Berakar & Bertumbuh.

shareSerials Online

Social Media Marketing?

Sebentar… menjelang akhir tahun, saya coba tinggalkan dulu pembahasan domain dan hosting, kalau tidak salah terakhir saya bahas tentang Tips dan Trik untuk pembelian domain dan hosting yang handal. Akan kita lanjutkan dilain kesempatan sesuai dengan pertanyaan-pertanyaan yang berkembang atau yang kami terima baik melalui akun facebook atau twitter.

Social Media

Setelah saya menulis tentang Apa itu Sosial Media pada bulan July lalu, sempat terhenti karena memang sedang mengupas tentang 10 Jenis Bisnis Online yang bisa menjadi sumber penghasilan buat para calon netpreneur. Kalau saya tidak salah pada saat itu setelah saya ikut Seminar Social Media pertama kali di Pekanbaru. Ternyata tidak sampai disitu, bahwa semua orang sedang membicarakan tentang Social Media atau disingkat dengan SocMed.

Pertumbuhan social media setiap saat meningkat, sehubungan dengan penggunaanya tidak memandang umur. Disamping itu juga banyak perusahaan yang menjadikan SocMed menjadi Social Media Marketing. Disamping itu juga perusahaan – perusahaan startup yang bergerak dibindang social media konsultan juga bermunculan.

Social Media Marketing adalah
Social Media Marketing

Social Media Marketing

Apasih Social Media Marketing? gitu ya yang muncul banyak pertanyaan ketika kalimat itu tercetus. Tentu banyak jawaban atau pemikiran yang muncul tentang arti dari Social Media (Socmed) tersebut. Kalau saya kutip dari Wikipedia bahwa Social media marketing adalah “Social media marketing is an addition to personal, small business, corporate, and non-profit organizations’ integrated marketing communications plans

Tetapi menurut saya, social media marketing  adalah salah satu media atau tools yang digunakan melakukan kampanye atau beriklan baik itu personal, organisasi profit atau non profit dengan tujuan menyampaikan langsung informasi 2 arah baik itu ke masyarakat atau konsumen. Dengan harapan dengan social media ini masing – masing pribadi dapat memberikan kontribusi, kritik, saran atau apa sajalah tentang suatu topik yang disebarkan oleh pemilik sosial media.

Untuk itu mau tidak mau, suka atau tidak suka bahwa Perusahaan, Organisasi maupun Personal yang ingin melakukan Personal Branding harus ikut ambil bagian. Lalu bagaimana strategi yang efektif untuk menggunakan social media marketing, atau seperti apa strategi social media marketing ini? dan bagaimana Prediksi social media pada tahun 2012?

Erianto Simalango, S.Kom
Berakar & Bertumbuh.

shareSerials Online