Pernah ngerasa kayak lagi nyasar di hutan belantara digital? Bingung bedain antara digital marketing sama internet marketing? Tenang aja, kamu nggak sendirian! Banyak banget yang masih sering salah kaprah soal dua istilah ini.
Nah, daripada kamu makin pusing, mending simak penjelasan santai kita berikut ini. Dijamin, setelah baca ini, kamu bakal langsung paham dan auto ngakak!
Table of Contents
Baper Karena Bingung Digital Marketing vs Internet Marketing
Siapa sih yang nggak pernah ngerasain bingung pas pertama kali denger istilah digital marketing dan internet marketing? Dua istilah ini sering banget disebut-sebut, tapi apa sih bedanya?

Buat yang baru terjun ke dunia bisnis online, pasti sering banget nanya-nanya sama temen atau googling sana-sini.
1. Perasaan bingung ini tuh kayak lagi nyari jodoh
Udah deh, kita kasih analogi yang lebih gampang aja. Bayangin kamu lagi nyari jodoh. Ada yang milih jalanin online dating, ada juga yang lebih suka kenalan langsung di dunia nyata.
Nah, digital marketing itu kayak dunia kencan yang lebih luas. Bisa lewat aplikasi dating, sosial media, bahkan sampai iklan di jalan raya. Sedangkan internet marketing itu lebih fokus ke dunia online dating aja.
2. Pernah ngalamin kejadian kayak gini?
Kamu ikutan workshop digital marketing, eh pas sampe sana malah bingung bedain materi yang satu sama yang lain.
Atau mungkin kamu udah coba berbagai macam strategi marketing, tapi hasilnya nggak sesuai ekspektasi?
Tenang aja, itu wajar banget kok. Banyak banget faktor yang bisa mempengaruhi keberhasilan sebuah strategi marketing.
3. Singkatnya, feeling bingung itu manusiawi banget.
Apalagi kalau kamu baru mulai belajar tentang dunia digital marketing.
Tapi jangan khawatir, dengan penjelasan yang mudah dipahami dan contoh-contoh yang kocak, kita bakal bahas tuntas perbedaan antara digital marketing dan internet marketing.
Dijamin, setelah baca artikel ini, kamu bakal jadi lebih paham dan nggak bingung lagi!
Bedain Digital Marketing vs Internet Marketing
Untuk memudahkanmu tabel perbandingan antara digital marketing dan internet marketing ini bisa membantumu.
| Fitur | Digital Marketing | Internet Marketing |
|---|---|---|
| Pengertian Sederhana | Semua strategi pemasaran yang memanfaatkan teknologi digital, baik online maupun offline. | Strategi pemasaran yang khusus memanfaatkan internet untuk menjangkau target audiens. |
| Contoh | Iklan di TV, billboard elektronik, email marketing, SEO, SEM, sosial media marketing. | SEO, SEM, email marketing, pemasaran konten, iklan online. |
| Jangkauan | Lebih luas, mencakup berbagai media digital. | Lebih spesifik, fokus pada internet. |
| Tujuan | Menjangkau audiens yang lebih luas, membangun brand awareness, meningkatkan penjualan. | Sama seperti digital marketing, tapi lebih spesifik pada pengguna internet. |
| Contoh Kegiatan | Membuat konten menarik, berinteraksi dengan pelanggan di sosial media, membuat iklan video, mengadakan event offline. | Membuat blog, mengoptimalkan website, beriklan di Google Ads, menjalankan kampanye email marketing. |
| Analogi | Kayak seorang penjual yang punya banyak alat promosi, mulai dari brosur, spanduk, sampai iklan di radio. | Kayak seorang penjual yang fokus promosi di pasar online. |
Intinya:
- Digital marketing itu lebih luas, kayak lautan yang gede banget. Semua kegiatan pemasaran yang pakai teknologi digital masuk ke sini.
- Internet marketing itu kayak kolam renang di dalam lautan itu. Lebih fokus pada kegiatan pemasaran yang dilakukan di internet aja.
Jadi, bisa dibilang internet marketing itu adalah bagian dari digital marketing.
Contoh lain yang lebih sederhana:
Kalau kamu punya warung makan, kamu bisa promosiin warung makan kamu lewat:
- Digital marketing: Bikin menu online, pasang iklan di Instagram, bikin event makan-makan, pasang banner di depan warung.
- Internet marketing: Bikin website warung makan, pasang iklan Google Ads, kirim email promo ke pelanggan setia.
Gampang kan bedainnya?
Kalau masih ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya ya!
Ayo kita bahas topik lain tentang digital marketing?
8 Jebakan Batman di Dunia Digital
Kalau tadi kita sekilas bahas tentang kebingungan masuk dalam dunia digital, ini jebakan-jebakan yang kamu harus hindari agar tidak terjebak.
1. Keliru Memilih Senjata
Sama seperti perang, dalam dunia digital marketing, kita butuh senjata yang tepat untuk memenangkan pertempuran.
Sayangnya, banyak pemula yang salah pilih senjata. Ada yang terlalu fokus pada kuantitas followers di sosial media, tapi kualitas engagement-nya minim.
Ada juga yang menghabiskan banyak uang untuk iklan berbayar, tapi target market-nya meleset jauh.
Contoh: “Bayangin kamu lagi perang bawa pedang, tapi lawanmu bawa tank.
Pasti kalah telak kan?
Nah, sama aja kalau kamu cuma fokus bikin konten di Instagram, tapi nggak ngurusin SEO. Apalagi ini SEO? ah kocak emang digital marketing ini.
2. Terjebak dalam Lautan Informasi
Dunia digital marketing itu luas banget, informasinya juga banyak banget.
Mulai dari tutorial gratis di YouTube, ebook, sampai kursus berbayar.
Masalahnya, banyak banget informasi yang nggak relevan atau bahkan menyesatkan.
Contoh: “Kayak lagi nyari resep masakan, tapi malah nemu resep ramuan ajaib. Pas dicoba, malah bikin keracunan.”
3. Ngejar Tren Tanpa Rencana
Setiap hari pasti ada aja tren baru di dunia digital.
Mulai dari challenge di TikTok, sampai fitur baru di Instagram. Banyak orang yang ikut-ikutan tren tanpa memikirkan tujuan bisnisnya.
Contoh: “Ikutan bikin reels TikTok, tapi nggak tahu mau jual produk apa.”
4. Lupa Sama Target Market
Ini nih yang sering banget dilupain.
Banyak bisnis yang asal bikin konten tanpa memikirkan siapa yang mau diajak ngobrol.
Akibatnya, konten yang dihasilkan jadi nggak relevan dan nggak menarik minat calon pembeli.
Contoh: “Jualan produk kecantikan buat remaja, tapi kontennya isinya tutorial makeup untuk ibu-ibu.”
5. Nggak Sabaran Nunggu Hasil
Membangun bisnis online itu butuh proses. Nggak bisa langsung instan kayak mie instan. Banyak yang menyerah di tengah jalan karena nggak sabar melihat hasilnya.
Contoh: “Baru bikin website seminggu, udah nanya-nanya kapan ranking satu di Google.”
6. Takut Coba Hal Baru
Banyak orang yang nyaman dengan zona nyaman mereka. Begitu menemukan satu strategi yang berhasil, mereka enggan untuk mencoba hal baru.
Padahal, dunia digital marketing itu dinamis, selalu ada inovasi baru yang bisa meningkatkan performa bisnis.
Contoh: Ada seorang pengusaha yang sukses dengan menjual produknya di Instagram.
Dia merasa sudah cukup dengan satu platform ini dan enggan untuk mencoba platform lain seperti TikTok atau Pinterest, padahal potensi pasarnya sangat besar.
7. Nggak Mau Belajar dari Kesalahan
Setiap kesalahan adalah sebuah pelajaran berharga.
Namun, banyak orang yang justru menghindari kesalahan dan enggan untuk belajar dari pengalaman buruk.
Padahal, dengan belajar dari kesalahan, kita bisa menjadi lebih baik dan menghindari kesalahan yang sama di kemudian hari.
Seorang influencer gagal dalam menjalankan campaign promosi produk karena target market-nya tidak tepat.
Alih-alih mencari tahu penyebab kegagalannya, dia malah menyalahkan produk tersebut dan enggan untuk mencoba lagi.
8. Mengandalkan Alat Otomatis Saja
Alat-alat otomatisasi memang bisa sangat membantu dalam mengelola kegiatan marketing.
Namun, jangan sampai kita terlalu bergantung pada alat-alat ini. Kecerdasan buatan belum bisa sepenuhnya menggantikan peran manusia dalam membuat keputusan strategis.
Contoh: Seorang pemilik bisnis online menggunakan chatbot untuk menjawab semua pertanyaan pelanggan. Akibatnya, banyak pelanggan yang merasa tidak puas karena chatbot tidak bisa memberikan solusi yang tepat.
Jurus Ampuh Jadi Digital Marketer Jempolan
Kita lanjutkan yuk, bagaimana menjadi seorang digital yang ampuh dan jempolan. Ada 7 jurus yang perlu kami persiapkan, agar kamu bisa.
1. Kenali Dulu Lawanmu: Pentingnya Memahami Target Market
Sebelum terjun ke dunia digital marketing, kamu harus tahu dulu siapa sih yang mau kamu ajak kerja sama? Dengan mengenal target market, kamu bisa membuat konten yang relevan dan menarik minat mereka.
Contoh: Kalau kamu jualan produk skincare untuk remaja, ya jangan bikin konten yang isinya tutorial makeup untuk ibu-ibu.
2. Bikin Konten yang Bikin Nagih: Rahasia Konten Viral
Konten yang menarik itu kayak makanan enak, bikin orang ketagihan pengen lagi.
Buat konten yang informatif, menghibur, dan bermanfaat. Jangan lupa tambahin visual yang menarik dan caption yang bikin penasaran.
Contoh: Bikin video tutorial makeup yang unik dan lucu, atau bikin infografis tentang manfaat produkmu.
3. Manfaatkan Kekuatan Sosial Media: Jadi Influencer Dadakan
Sosial media itu kayak pasar yang rame banget.
Manfaatkan platform ini untuk promosi produk atau jasa kamu. Interaksi sama followers, bikin konten yang relevan, dan jangan lupa ikutan challenge yang lagi hits.
Contoh: Bikin konten kolaborasi dengan influencer lain, atau ikutan giveaway untuk meningkatkan engagement.
4. SEO Itu Penting: Biar Website-mu Jadi Juara Satu di Google
SEO itu kayak kata kunci ajaib yang bisa bikin website kamu muncul di halaman pertama Google. Dengan SEO, website kamu akan lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.
Contoh: Riset kata kunci yang relevan dengan produk atau jasa kamu, lalu optimasi website dan konten kamu dengan kata kunci tersebut.
5: Jangan Lupa Ngevaluasi: Biar Tahu Mana yang Jalan dan Mana yang Nggak
Setelah menjalankan berbagai strategi marketing, jangan lupa untuk evaluasi hasilnya. Lihat mana yang berhasil dan mana yang perlu diperbaiki.
Contoh: Gunakan Google Analytics untuk melihat traffic website, jumlah konversi, dan sumber traffic.
6. Anggaran Terbatas? Tenang Aja, Ada Cara Murahnya!
Tidak punya budget besar bukan berarti kamu nggak bisa melakukan digital marketing.
Ada banyak cara kreatif dan murah untuk mempromosikan produk atau jasa kamu. Manfaatkan platform gratis, jaringan yang kamu miliki, dan konten yang berkualitas.
Contoh:
- Manfaatkan sosial media gratis: Buat konten menarik di Instagram, TikTok, atau reels. Gunakan hashtag yang relevan untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
- Buat email marketing: Bangun daftar email pelanggan dan kirim newsletter secara berkala.
- Manfaatkan forum dan komunitas online: Berpartisipasi aktif dalam diskusi dan berikan solusi pada masalah yang dihadapi oleh anggota komunitas.
7. Belajar dari Para Ahli
Bergabung dengan komunitas digital marketing adalah cara yang bagus untuk belajar dari para ahli digital marketing dan mendapatkan inspirasi baru. Kamu bisa mengikuti webinar, workshop, atau diskusi online.
Contoh:
- Ikuti grup Facebook: Ada banyak grup Facebook yang membahas topik-topik seputar digital marketing.
- Hadiri acara offline: Banyak event atau konferensi digital marketing yang diselenggarakan secara berkala.
- Buat koneksi dengan sesama pelaku bisnis: Tukar pikiran dan pengalaman dengan sesama pengusaha.
8. Jangan Takut Gagal
Jangan takut untuk mencoba hal baru, meskipun berisiko gagal. Setiap kegagalan adalah kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri. Yang penting adalah kamu tidak menyerah dan terus berusaha.
- Contoh:
- A/B testing: Cobalah dua versi iklan atau konten yang berbeda untuk melihat mana yang lebih efektif.
- Pelajari dari kompetitor: Analisis strategi marketing kompetitor dan cari tahu apa yang bisa kamu pelajari dari mereka.
Gagal itu kayak jatuh dari sepeda. Pasti sakit, tapi kalau kamu nggak mau belajar naik lagi, kamu bakal selamanya nggak bisa naik sepeda.
Kesimpulan
Perbedaan antara internet marketing dan digital marketing mungkin terlihat rumit pada awalnya, namun pada dasarnya keduanya saling berkaitan. Internet marketing adalah bagian dari digital marketing yang lebih luas. Yang terpenting adalah kamu memahami konsep dasar dan menerapkannya dalam bisnis kamu.
Dengan mengikuti tips dan trik yang telah dibahas, kamu bisa menjadi digital marketer yang handal dan sukses membawa bisnis kamu ke level yang lebih tinggi. Ingat, kunci sukses dalam digital marketing adalah konsistensi, kreativitas, dan semangat untuk terus belajar.
“Digital marketing itu kayak masak. Kamu butuh bahan-bahan yang berkualitas, resep yang tepat, dan sedikit sentuhan kreativitas untuk menghasilkan hidangan yang lezat.”
Sudah siap untuk menjadi digital marketer jempolan? Mulai dari sekarang, terapkan ilmu yang sudah kamu dapatkan dan jangan takut untuk bereksperimen. Ingat, setiap langkah kecil yang kamu ambil akan membawa kamu lebih dekat ke tujuanmu.
Untuk mengundang Pembicara Digital Marketing di Pekanbaru, kami siap membantu kelas anda agar berjalan dengan baik dan semestinya.




