Pelatihan Jualan Online Pemula di Masa Pandemi yang Menguntungkan

Kapan Lagi Pelatihan Jualan Online pak buat Pemula, sepertinya di masa pandemi ini, para wirausaha atau UMKM masih bisa bertahan dan bahkan bangkit setelah mereka online.

Guru Digital Marketing Pekanbaru
Guru Digital Marketing Pekanbaru

Pandemi memaksa kita harus tetap di rumah, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan lain sebagainya. Akhirnya kita harus beraktifitas dari rumah / kerja dari rumah (work from home).

Sungguh sangat menyiksa, apalagi sumber pendapatkan kita memang bukan dari seorang pekerja, tetapi karena wirausaha, dimana harus dipaksa tutup selama PPKM.

Salah satu jalan terbaik adalah mulai pelan-pelan untuk masuk ke dunia digital.

Kesalahan Jualan Online

Oke, sebelum kita bahas lebih lanjut tentang jualan online, saya ingin membahas secara ringkas mengenai kesalahan yang sering terjadi sebelum melakukan jualan online.

Memahami tentang kesalahan yang dilakukan, akan mempermudah anda untuk melakukan yang baik dan memperkecil resiko gagalnya anda.

Deskripsi Produk Seadanya

Kesalahan pertama adalah masalah produk knowledge yang tidak bisa diterjemahkan sehingga membuat calon pembeli tertarik dengan produk anda.

Pelatihan Jualan Online

Biasanya hanya membuat deskripsi yang umum. Kita ambil contoh jika jual donat, paling umum akan membuat paling enak, halal dan higienis dapat menyehatkan.

Bahkan pada beberapa postingan di sosial media, hanya memposting gambar dan membuat deskripsi, minat inbox.

Artinya kalau hanya standard saja tanpa memberikan deskripsi secara lengkap seperti ;

Padahal anda bisa membuat lebih detail seperti ;

Cukup dengan Rp. 8.000,- anda sudah bisa membawa pulang donat coklat yang bisa anda nikmati bersama keluarga, apalagi seharian sudah capek bekerja di kantor. Donat Varian Coklat ini dibuat dengan resep koki terkenal.

Tidak Melakukan Riset Pasar

Kadang-kadang kita tidak terlalu percaya diri, bahwa produk kita bagus dan pasti semua orang suka dengan produk kita.

Pelatihan Jualan Online Riset Pasar

Sehingga kita lupa, betapa pentingnya melakukan riset pasar. Misalnya pasar itu butuhnya apa sih? Donat yang seperti apa, harga berapa dan bagaimana kompetitor kita.

Padahal dengan melakukan riset pasar, kita tau apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Jadi kalau pasar butuhnya lebih banyak donat madu, mengapa harus memaksakan donat coklat?

Jadi resiko anda gagal itu lebih kecil, ketika anda memaksakan produk anda sendiri dibanding dengan kebutuhan pasar.

Salah Menentukan Target Pasar

Pada beberapa kesempatan mengikuti pembelajaran tentang bisnis, hal yang paling penting juga adalah target pasar.

Bahwa produk kita bagus yes, itu harus kita yakini, tidak bisa langsung secara otomatis semua orang suka. Bagaimanapun selalu ada target pasar kita.

Apakah itu berdasarkan kategori pribadi, karyawan, perusahaan dan lainnya. Atau dari segi umur seperti rentang 18-25 tahun, 26-35 tahun atau 45 tahun ke atas.

Jadi tidak semua bisa menerima, karena itu anda harus menentukan, kira-kira target market anda siapa.

Contoh saya pernah jual kopi limmit, target marketnya adalah pria yang sudah berumur 45 tahun ke atas, tingkat ekonomi menengah ke atas dan masih produkftif.

Selain itu juga, sering salah dalam menentukan promosi, anda jualan kendaraan tetapi anda promosi di grupnya jual beli pakaian, tentu tidak cocok. Tidak perlu di perdebatkan, karena ini memang berdasarkan pengalaman dan sudah sering disampaikan dalam kegiatan kursus jualan online.

Proses Pemesanan Yang Rumit

Dalam beberapa kesempatan saya pernah belanja secara online, dimana proses pesanannya sangat mereptkan. Jadi ini juga membuat sebahagian pelanggan tidak tertarik, terutama kalangan yang sibuk mungkin.

Contoh dulu, ada pemesanan harus dengan format sms : Ketik Order#Nama#Alamat#Jumlah dan lain-lain, kalau tidak sesuai format tidak di layani.

Atau kalau melalui online, harus melakukan proses pendaftaran, verifikasi email, KTP dan nomor rekening, Nama ibu kandung dan lainnya.

Karena memang saat ini, kebutuhan konsumen itu kalau bisa di atas instant ya.

Makanya saya juga sering menerima transferan, padahal alamatnya belum dikirim. hahaha… Ini juga alasannya, mengapa disetiap judul postingan selalu kita cantumkan nomor HP, agar mereka yang pengen cepat bisa langsung menghubungi kita via telepon atau whatsapp.

Malas Promosi

Ada beberapa alasan, sebahagian penjual online tidak sabar, sudah merasa posting promosinya sampai 10 postingan, tapi belum ada respon, maka mereka mengambil kesimpulan, bahwa produknya tidak cocok di promosikan secara online.

Padahal ada yang harus anda perhatikan, contoh ; ketika anda jualan di social media, belum tentu orang yang menjadi follower anda itu adalah target market anda.

Jika andajualan via media website / google dengan¬† teknik SEO, bisa saja, bahwa artikel anda belum terindex dan belum tayang di google. Dimana untuk terindex saja butuh waktu paling tidak 1×24 jam, tergantung dari website anda ya.

Anda perhatikan, bahkan brand-brand besarpun, selalu promosi dan bahkan memberikan promo-promo selalu agar penjualan terus meningkat.

Tidak Komunikatif

Semua berujung pada komunikasi, apakah yang anda gunakan itu email, chat watsapp, sms, sosial media, pasti harus ada komunikasi 2 arah.

Salah satu peserta yang pernah ikut pelatihan digital marketing mengatakan, begini, setelah saya ikut pelatihan memang mulai banyak respon, tapi malas juga menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, belum tentu juga dia beli.

Padahal juga kita tau, bahwa proses dari jual beli itu selalu ada komunikasi dan pendekatan. Tidak semua calon pelanggan itu langsung beli.

Enaknya kalau di jualan online, mungkin kita sudah bisa menyimpan nomor kontaknya untuk di follow up, kalau offline kan gak bisa ya, setelah kita jelaskan, eh ternyata gak jadi. Itu faktanya, jadi di online juga itu bisa terjadi.

Termasuk juga masalah komplain, kalau anda tidak merespon atas keluhan pelanggan, akan merepotkan anda dikemudian hari, karena bisa di viralkan, membuat nama kita buruk.

Spamming

Tau kan, maksudnya spamming disini. Anda pasti pernah merasakan, anggaplah jualan onlien difacebook, maka sering kali temen-temen anda tag-tag jualannya ke nama anda.

Selain juga, kadang-kadang ada bahasan topik tertentu sedang ramai di bahas, eh.. tiba-tiba anda menitipkan jualannya disana, maka akan sangat mengganggu.

Ini juga membuat temen-temen yang bukan target market anda, bisa meninggalkan anda.

Itulah beberapa kesalahan dan masih banyak lagi sebenarnya ya. Paling umum saja, agar kesalahan yang sering terjadi ini, tidak terulang lagi.

Media Pemasaran Online

Nah, untuk jualan online, ada 4 pasar yang bisa anda bidik (sebarkan brosur) jualan anda ;

  1. Google
  2. Social Media
  3. Marketplace dan
  4. Forum

Pilih dari apa yang anda bisa duluan.

Pasar Google

Pasar Google itu bagaimana maksudnya? ya, jadi setiap hari pasti anda menggunakan google untuk mencari informasi produk atau informasi lainnya.

Maka, sebaiknya memang jika anda ingin jualan online, produk anda juga sebisa mungkin tampilkan di google.

Ada beberapa fasilitas yang bisa anda gunakan untuk berjualan via google seperti ;

  1. Google My Business
  2. Google Site
  3. Youtube
  4. Blogger
  5. Website

Ini biasanya media-media yang bisa anda gunakan, walaupun masih ada yang lain, tapi kalau anda bisa memaksimalkan ini juga udah bisa.

Nah dalam materi pelatihan jualan online juga ini akan di ajarkan secara bertahap.

Pasar Sosial Media

Mengapa disebut pasar sosial media? karena memang disana tempatnya orang berkumpul, sama hal dengan google, ada 2milyar orang setiap hari melakukan pencarian di google seluruh Dunia, dengan berbagai macam kategori pencarian.

Sama halnya dengan social Media, ada puluhan juga orang yang menggunakan sosial media, jadi produk anda harus hadir pada media ini.

Ada beberapa media sosial yang bisa anda gunakan seperti ;

  1. Facebook
  2. Instagram
  3. Pinterest
  4. Twitter
  5. dan lain-lainnya.

Bahwa setiap media sosial itu selalu saja ada penggunanya dan kalau mereka menemukan anda disana, bisa juga menjadi transaksi, apalagi anda ketemu di google dan juga ketemu di social media, itu memperkuat produk dan merek anda.

Pasar Marketplace

Indonesia sendiri ada banyak macam marketplace, maka dikategorikan sesuai dengan produk yang anda jual, cocoknya mau jual dimana.

Jika anda ingin jual berbagai macam produk kesehatan, elektronik dan lainnya mungkin anda bisa berjualan di marketplace seperti ;

  1. Tokopedia
  2. Bukalapak
  3. Lazada
  4. Shoppee
  5. Blibli dan lainnya

Sedangkan jika anda ingin jualan property secara online mungkin bisa juga bergabung dengan marketplace seperti ;

  1. Lamudi
  2. Rumah.com
  3. Rumahdijual.com
  4. rumah123
  5. Facebook marketplace
  6. dan lainnya.

Pengelompokan ini bisa anda cari berdasarkan kategori produk dan jasa yang akan anda jual.

Forum

Yang terakhir adalah forum jual beli, mungkin anda agak jarang mendengarkan ini, dibanding kepopuleran dari marketplace dan social media.

Tetapi forum itu juga merupakan tempat jual beli yang sudah tersegmen, selain bisa dimunculkan di google juga, sudah ada target market sendiri.

Sebagai contoh ;

  1. DetikForum.com
  2. Kaskus.com
  3. ForumLiputan6.com
  4. dan lain sebagainya.

Mungkin pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah semua media itu harus digunakan? Maka jawabannya adalah bahwa media itu seperti cabang anda di berbagai tempat. Jadi promosi dibagian mana saja boleh, terutama ketika di awal.

Pada akhirnya nanti anda akan menemukan media yang paling tepat setelah melakukan semua ini.

Tahapan Pelatihan Jualan Online

Tahapannya tentu selalu dimulai dari persiapan anda. Pastikan anda sudah siap dengan produk yang akan dipromsosikan. Karena sering kali, ketika sudah ikut pelatihan, malah curhat mengenai produk knowledge, seperti cara packing, cara pengiriman dan keluhan pelanggan.

pelatihan jualan online pekanbaru

Padahal pelatihan jualan online adalah cara bagaimana melakukan promosi secara online.

Kalau sudah siap akan lebih baik kalau anda sudah memiliki ;

  1. Deskripsi Produk yangs sudah disusun
  2. Gambar Produk

Tahap berikutnya pada prakteknya nanti akan mempermudah untuk melakukan ;

  1. Riset Produk meliputi kebutuhan pasar dan bagaimana persaingan
  2. Menyusun brosur baik berupa gambar dan tulisan serta video
  3. Mengoptimasi media-media yang sudah disebutkan sesuai dengan pasarnya di atas.
  4. Boleh dilakukan dengan tatap muka agar lebih optimal;

Untuk saat ini kelas pelatihan jualan online secara tatap muka belum ada, tetapi secara online (daring) ada. Anda bisa menonton videonya, kapan anda mau dan kapan saja anda bisa.

Karena kelasnya secara online menggunakan google classroom, yaitu tips jualan di facebook marketplace.

Jika nanti sudah kondisi normal, silahkan komunikasikan dengan kami, agar bisa pelatihan jualan online dilakukan secara tatap muka dengan menghubungi kami via telepon 0812 3000 2056.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *