Pengertian Psikografis dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa orang-orang memiliki preferensi yang berbeda dalam memilih produk atau layanan? Jawabannya bisa ditemukan dalam psikografis, yaitu studi tentang aspek psikologis yang memengaruhi perilaku konsumen.

Pengertian Psikografis
Pengertian Psikografis

Penting bangat anda tau, sebelum baca lebih lanjut artikel ini ;

  • Pengaruh Psikografis pada Keputusan Pembelian: Menurut penelitian, lebih dari 60% konsumen membuat keputusan pembelian berdasarkan nilai, sikap, dan gaya hidup mereka.
  • Pengaruh Psikografis dalam Personalisasi Konten: Sekitar 70% pemasar melaporkan bahwa penggunaan informasi psikografis membantu dalam personalisasi konten pemasaran, yang meningkatkan keterlibatan dan respons konsumen.
  • Targeting Efektif: Menggunakan data psikografis dapat meningkatkan efektivitas targeting hingga 30%, karena memungkinkan pemasar untuk mengidentifikasi segmentasi yang lebih akurat dan relevan.

Dengan demikian, psikografis adalah faktor penting dalam menentukan target audiens karena dapat membantu pemasar memahami motivasi dan preferensi konsumen dengan lebih baik, yang pada gilirannya meningkatkan keberhasilan kampanye pemasaran dan strategi bisnis secara keseluruhan.

Nah jadi penasaran kan apa itu Psikografis dan manfaat mengetahuinya?

Apa itu Psikografis?

Psikografis adalah ilmu yang mempelajari bagaimana karakteristik psikologis seperti gaya hidup, nilai-nilai, minat, kepribadian, dan opini memengaruhi perilaku konsumen dalam membeli dan menggunakan produk atau layanan.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Psikografis

1. Gaya Hidup

  • Aktivitas: Bagaimana konsumen menghabiskan waktu luang mereka?
  • Minat: Apa yang menarik bagi mereka?
  • Opini: Apa pendapat mereka tentang berbagai isu?

2. Nilai-nilai:

  • Keyakinan: Apa yang mereka anggap penting dalam hidup?
  • Sikap: Bagaimana mereka memandang dunia?

3. Kepribadian:

  • Sifat: Apakah mereka ekstrovert atau introvert?
  • Kebiasaan: Bagaimana kebiasaan mereka sehari-hari?

4. Demografi:

  • Usia: Bagaimana usia memengaruhi pilihan mereka?
  • Jenis kelamin: Apakah ada perbedaan preferensi antara pria dan wanita?
  • Pendapatan: Bagaimana tingkat pendapatan memengaruhi pilihan mereka?

Bagaimana cara menganalisis target audiens, sudah kita bahas sebelumnya secara lengkap, juga mengenai demografi.

Manfaat Memahami Psikografis

Memahami psikografis konsumen memberikan banyak manfaat bagi bisnis, terutama dalam meningkatkan penjualan dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan.

Berikut adalah beberapa manfaatnya:

1. Menargetkan Audiens yang Tepat

Dengan memahami psikografis, Anda dapat mengidentifikasi target audiens yang ideal untuk produk Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk:

  • Membuat pesan marketing yang lebih relevan dan menarik: Anda dapat menyesuaikan pesan marketing Anda dengan nilai-nilai, minat, dan gaya hidup target audiens Anda.
  • Menggunakan saluran marketing yang tepat: Anda dapat memilih saluran marketing yang paling sering digunakan oleh target audiens Anda.
  • Meningkatkan efisiensi marketing: Anda dapat menghindari pemborosan sumber daya dengan menargetkan audiens yang tidak tertarik dengan produk Anda.

Contoh:

Misalkan Anda menjual produk kecantikan anti-aging untuk wanita berusia 35-45 tahun.

Dengan memahami psikografis, Anda dapat mengetahui bahwa target audiens Anda kemungkinan besar adalah wanita yang:

  • Peduli terhadap penampilan dan kesehatan kulitnya.
  • Memiliki gaya hidup yang sibuk dan aktif.
  • Mencari produk yang berkualitas tinggi dan efektif.
  • Bersedia membayar lebih untuk produk yang terbukti bermanfaat.

Dengan informasi ini, Anda dapat membuat pesan marketing yang menekankan pada manfaat produk anti-aging Anda, seperti:

  • Membantu mengurangi keriput dan garis halus.
  • Melembabkan dan mencerahkan kulit.
  • Membuat kulit tampak lebih muda dan segar.

Anda juga dapat memilih saluran marketing yang tepat untuk menjangkau target audiens Anda, seperti:

  • Iklan di majalah wanita, contoh ya.
  • Posting di media sosial seperti Instagram dan Facebook.
  • Bekerja sama dengan influencer yang memiliki target audiens yang sama.

2. Mengembangkan Produk dan Layanan yang Lebih Baik

Dengan memahami kebutuhan dan keinginan konsumen, Anda dapat mengembangkan produk dan layanan yang lebih sesuai dengan harapan mereka.

Hal ini memungkinkan Anda untuk:

  • Meningkatkan kepuasan konsumen: Konsumen akan lebih puas dengan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
  • Meningkatkan loyalitas konsumen: Konsumen yang puas dengan produk dan layanan Anda akan lebih likely untuk terus membeli dari Anda.
  • Meningkatkan pangsa pasar: Anda dapat menarik konsumen baru dengan menawarkan produk dan layanan yang lebih baik daripada pesaing Anda.

Contoh:

Berdasarkan pemahaman psikografis target audiens Anda, Anda dapat mengetahui bahwa mereka:

  • Mencari produk anti-aging yang aman dan alami.
  • Memilih produk yang mudah digunakan dan tidak memakan waktu lama.
  • Menghargai produk yang memiliki nilai estetika tinggi.

Dengan informasi ini, Anda dapat mengembangkan produk anti-aging yang:

  • Terbuat dari bahan-bahan alami dan aman.
  • Memiliki formula yang mudah diaplikasikan dan cepat menyerap.
  • dikemas dengan desain yang menarik dan modern.

3. Meningkatkan Brand Awareness dan Loyalitas Konsumen

Dengan memahami nilai-nilai dan minat konsumen, Anda dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan mereka.

Hal ini memungkinkan Anda untuk:

  • Meningkatkan brand awareness: Konsumen akan lebih mudah mengingat brand Anda jika Anda dapat menunjukkan bahwa Anda memahami mereka.
  • Meningkatkan loyalitas konsumen: Konsumen akan lebih loyal kepada brand Anda jika mereka merasa dihargai dan dipahami.
  • Meningkatkan advokasi brand: Konsumen yang loyal akan lebih likely untuk merekomendasikan brand Anda kepada orang lain.

Contoh:

Anda dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan target audiens Anda dengan:

  • Menawarkan konten yang bermanfaat dan menarik bagi mereka di blog atau media sosial Anda
  • Memberikan layanan pelanggan yang excellent.
  • Membangun komunitas online untuk pelanggan Anda.

Dengan memahami psikografis konsumen, Anda dapat membuka kunci berbagai peluang untuk meningkatkan penjualan, membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan mencapai kesuksesan dalam bisnis Anda.

Catatan:

  • Pastikan untuk melakukan riset psikografis yang mendalam untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang target audiens Anda.
  • Gunakan informasi psikografis untuk membuat strategi marketing yang terarah dan efektif.
  • Pantau dan ukur hasil dari strategi marketing Anda untuk memastikan bahwa Anda mencapai tujuan Anda.

Penutup

Memahami psikografis adalah kunci untuk memahami perilaku konsumen dan mencapai kesuksesan dalam bisnis.

Dengan mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi psikografis, Anda dapat menargetkan audiens yang tepat, mengembangkan produk dan layanan yang lebih baik, dan meningkatkan brand awareness dan loyalitas konsumen.

Untuk anda yang ada di Pekanbaru, mencari tempat belajar digital marketing atau ingin mengundang sebagai pemateri digital marketing, kami siap membantu, hubungi WA 0812 3000 2056.

Memahami Target Audiens: 5 Cara Efektif Menganalisis Demografi Audiens Anda

Pernahkah Anda bertanya-tanya siapa yang sebenarnya tertarik dengan produk atau layanan Anda? Mengetahui demografi target audiens Anda adalah kunci untuk membangun strategi marketing yang efektif.

Memahami Target Audiens Digital Marketing
Memahami Target Audiens Digital Marketing

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari 5 cara untuk menganalisis demografi target audiens Anda.

Tapi tunggu dulu, anda harus tau, menurut survei dari Evergage, sekitar 88% pemasar mengatakan bahwa personalisasi konten berdasarkan demografi pelanggan meningkatkan tingkat keterlibatan dan respons dari audiens.

Target Audiens Itu Apa?

Target audiens adalah sekelompok orang yang ingin Anda jangkau dengan pesan atau produk Anda. Mereka adalah orang-orang yang paling mungkin tertarik dengan apa yang Anda tawarkan.

Berikut adalah beberapa contoh target audiens:

  • Sebuah perusahaan kosmetik mungkin menargetkan wanita berusia 20-40 tahun.
  • Sebuah perusahaan teknologi mungkin menargetkan pria berusia 25-55 tahun dengan pendapatan yang tinggi.
  • Sebuah organisasi nirlaba mungkin menargetkan orang-orang yang tinggal di daerah tertentu.

Memahami target audiens Anda sangat penting untuk membangun strategi marketing yang efektif.

Anda perlu mengetahui kebutuhan, keinginan, dan kebiasaan mereka untuk dapat membuat pesan dan produk yang menarik bagi mereka.

Untuk itu anda harus memiliki datanya. Apa saja datanya?

Data Demografi Target Audiens

Sebelumnya kita sudah mengenal tentang apa itu Demografi dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Nah sekarang data apa sih yang kita butuhkan?

Berikut adalah beberapa data yang dibutuhkan dalam demografi audiens:

1. Data Dasar (Riset Demografis)

  • Usia: Usia dapat membantu Anda memahami tahap kehidupan audiens Anda dan kebutuhan mereka.
  • Jenis kelamin: Jenis kelamin dapat membantu Anda memahami preferensi dan kebiasaan audiens Anda.
  • Lokasi: Lokasi dapat membantu Anda memahami budaya dan bahasa audiens Anda.
  • Tingkat pendapatan: Tingkat pendapatan dapat membantu Anda memahami daya beli audiens Anda.
  • Pendidikan: Pendidikan dapat membantu Anda memahami tingkat pemahaman audiens Anda dan minat mereka.
  • Pekerjaan: Pekerjaan dapat membantu Anda memahami gaya hidup audiens Anda dan kebutuhan mereka.

2. Data Lainnya (Riset Psikografis)

  • Minat: Apa yang disukai target audiensmu?
  • Kebutuhan: Apa yang dibutuhkan target audiensmu?
  • Nilai-nilai: Apa yang dihargai target audiensmu?
  • Gaya hidup: Bagaimana gaya hidup target audiensmu?
  • Status pernikahan: Status pernikahan dapat membantu Anda memahami kebutuhan dan preferensi keluarga audiens Anda.
  • Etnis: Etnis dapat membantu Anda memahami budaya dan nilai-nilai audiens Anda.
  • Agama: Agama dapat membantu Anda memahami nilai-nilai dan kebiasaan audiens Anda.
  • Minat: Minat dapat membantu Anda memahami apa yang disukai audiens Anda dan apa yang mereka sukai.
  • Kebiasaan: Kebiasaan dapat membantu Anda memahami bagaimana audiens Anda menghabiskan waktu mereka dan apa yang mereka beli.

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua data ini diperlukan untuk setiap situasi. Anda harus memilih data yang paling relevan dengan target audiens Anda dan tujuan Anda.

Berikut adalah beberapa contoh bagaimana Anda dapat menggunakan data demografi audiens:

  • Mengembangkan persona audiens: Persona audiens adalah representasi semi-fiksi dari target audiens Anda. Anda dapat menggunakan data demografi untuk membuat persona audiens yang lebih akurat dan membantu Anda memahami kebutuhan dan keinginan mereka.
  • Menargetkan iklan: Anda dapat menggunakan data demografi untuk menargetkan iklan Anda kepada orang-orang yang paling mungkin tertarik dengan produk atau layanan Anda.
  • Membuat konten yang relevan: Anda dapat menggunakan data demografi untuk membuat konten yang lebih relevan dan menarik bagi target audiens Anda.
  • Meningkatkan customer experience: Anda dapat menggunakan data demografi untuk memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan Anda dan memberikan mereka pengalaman yang lebih baik.

Penting untuk menggunakan data demografi secara bertanggung jawab. Anda tidak boleh menggunakan data demografi untuk mendiskriminasi orang atau melanggar privasi mereka.

5 Cara Efektif Menganalisis Demografi Target Audiens

1. Google Analytics

  • Gunakan Google Analytics untuk melacak data demografi pengunjung website Anda, seperti usia, jenis kelamin, lokasi, dan minat.
  • Gunakan data ini untuk memahami siapa yang sudah mengunjungi website Anda dan bagaimana Anda dapat menarik lebih banyak orang dari kelompok demografis tersebut.

2. Riset Pasar

  • Lakukan riset pasar untuk mempelajari lebih lanjut tentang target audiens Anda.
  • Anda dapat melakukan survei, wawancara, atau focus group untuk mendapatkan informasi tentang demografi, kebutuhan, dan preferensi mereka.

3. Media Sosial

  • Analisis data demografi pengikut Anda di media sosial.
  • Gunakan informasi ini untuk membuat konten yang lebih relevan dan menarik bagi target audiens Anda.

4. Analisis Kompetitor

  • Pelajari target audiens kompetitor Anda.
  • Anda dapat menggunakan alat online untuk menganalisis data demografi pengikut mereka di media sosial.

5. Persona Audiens

  • Buat persona audiens untuk memvisualisasikan target audiens Anda.
  • Persona audiens harus menyertakan informasi demografis, seperti usia, jenis kelamin, lokasi, pekerjaan, dan minat.

Manfaat Menganalisis Demografi Target Audiens

  • Membuat strategi marketing yang lebih efektif: Dengan memahami demografi target audiens Anda, Anda dapat membuat konten, iklan, dan promosi yang lebih relevan dan menarik bagi mereka.
  • Meningkatkan ROI: Anda dapat menggunakan anggaran marketing Anda dengan lebih efisien dengan menargetkan orang-orang yang paling mungkin tertarik dengan produk atau layanan Anda.
  • Membangun brand awareness: Anda dapat membangun brand yang lebih relatable dan menarik bagi target audiens Anda.

Contoh Target Audiens

Memahami target audiens adalah langkah penting dalam memulai digital marketing. Dari catatan di atas anda bisa membuat persona target audiens anda.

contoh persona audiens dalam digital marketing
contoh persona audiens dalam digital marketing

Persona ini akan membantumu memahami bagaimana target audiensmu berpikir, merasa, dan berperilaku.

Contoh:

Target audiens: Wanita berusia 25-35 tahun, tinggal di kota besar, bekerja sebagai profesional muda, tertarik dengan fashion dan kecantikan.

Persona audiens:

Nama: Ana
Usia: 28 tahun
Pekerjaan: Marketing Manager
Minat: Fashion, kecantikan, travel, kuliner
Kebutuhan: Produk dan jasa yang dapat membantunya tampil cantik dan profesional
Nilai-nilai: Kualitas, efisiensi, kemudahan

Apa yang bisa kita dapat dari Persona ini ;

  • Akan mudah Membuat konten yang lebih relevan dan menarik.
  • Akan mudah Menargetkan iklan dengan lebih tepat.
  • Akan mudah Meningkatkan konversi dan penjualan.

Penutup

Menganalisis demografi target audiens Anda adalah langkah penting untuk membangun strategi marketing yang efektif.

Dengan menggunakan 5 cara yang telah dijelaskan di atas, Anda dapat memahami target audiens Anda dengan lebih baik dan membuat konten, iklan, dan promosi yang lebih relevan dan menarik bagi mereka.

Untuk tempat belajar digital marketing di Pekanbaru kami siap membantu anda.